Antisipasi Corona, Dinkes Kubu Raya dan KKP Perketat Pengawasan Kedatangan Warga Asing Melalui Bandara Supadio dan Terminal ALBN

0
36

SUNGAI KAKAP – KBRN, Kubu Raya : Pemerintah Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat (Kalbar) melalui Dinas Kesehatan bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Internasional Supadio turus berupaya mengantisipasi masuknya virus corona (Chovid 19) di Kalbar dengan memperketat pengawasan kedatangan warga asing melalui Bandara Internasional Supadio Kubu Raya dan Terminal Antar Lintas Batas Negara (ALBN) Sungai Ambawang Kubu Raya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya Marijan mangatakan, sebelum virus corona ini mulai terjadi di Indonesia, pihaknya sudah lebih awal melakukan langkah-langkah antisipasi dan berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Internasional Supadio terkait langkah cepat pencegahan dan antisipasi masuknya virus corona di wilayah Kalimantan Barat, mengingat Kubu Raya merupakan pintu masuk bagi warga asing ke Kalimantan Barat melalui darat dan udara.

“Beberapa waktu lalu, Staf ahli Kementrian Kesehatan RI sudah pernah berkoordinasi yang kedua kalinya dengan kami dan KKP terkait pencegahan virus corona dengan memperketat pengawasan melalui Bandara Internasional Supadio Kubu Raya dan Terminal Antar Lintas Batas Negara (ALBN) Sungai Ambawang Kubu Raya”, ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya H. Marijan, S.Pd, M.Kes di ruang kerjanya, Selasa (10/3/2020).

Marijan menambahkan, hasil koordinasi yang ketiga kalinya dengan Staf ahli Kementrian Kesehatan RI, pihaknya bersama KKP Bandara Supadio meminta data orang-orang asing yang terindikasi terjangkit virus corona yang berasal dari Malaysia, Singapura, Cina, Thailand dan sebagainya. Data tersebut sudah diminta pihaknya ke KKP Bandara Internasional Supadio dengan harapan, meski tidak terindikasi, namun warga asing tersebut wajib dimonitor oleh Dinas Kesehatan di wilayah masing-masing.

“Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak takut dan resah dengan isu virus vorona ini namun tetap waspada dengan melakukan berbagai langkah pencegahan, diantanya mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, olah raga teratur, konsumsi makanan yang bergizi dan lain sebagainya.

Marijan menuturkan, jika masyarakat mendapatkan gejala seperti flu dan demam, pihaknya menghimbau masyarakat Kabupaten Kubu Raya untuk segera memeriksakan diri di Puskesmas, Poskesdes maupun Pustu yang ada di masing-masing Desa dan Kecamatan.

“Kami juga sudah mempersiapkan tenaga kesehatan di lapangan dengan dibekali langkah-langkah pencegahan dan pengobatan. Selain itu kita juga melakukan himbauan dan pemahaman kepada masyarkat melalui promosi kesehatan dengan memasang baleho dan pamflet di jalan’, tuturnya.

Sebelumnya, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan meminta kepada Dinas Kesehatan untuk meningkatkan koordinasi bersama lintas sektor petugas kesehatan di Bandara Supadio Kubu Raya, pelabuhan dan terminal ALBN Sungai Ambawang, guna mencegah penyebaran virus corona atau Covid 19.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan, daerah ini memiliki tiga pintu yang berhubungan langsung dengan negara lain, baik melalui jalur laut, darat dan udara. Selain itu, Bupati juga meminta kepada pihak Bandara Supadio bisa lebih ekstra terlibat mengantisipasi masuknya virus corona, karena Bandara Supadio merukan satu diantara 3 pintu masuk utama orang dari luar ke Kalbar, terlebih saat ini sudah terdapat sejumlah rute penerbangan internsional seperti dari Kuching dan Kuala Lumpur.

“Makanya saya harap pihak bandara, dalam hal ini PT. Angkasa Pura II bisa bekerjasama dengan berbagai pihak untuk memperketat pemeriksaan kesehatan kepada penumpang saat tiba, termasuk begasinya”, ungkap Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, SH.

Bupati juga mengimbau masyarakat Kubu Raya untuk melakukan antisipasi dini mulai dari tingkat keluarga.
“Saya mengimbau semua kepala keluarga bisa memproteksi anggota keluarganya. Bagi yang memililki anak, selalu mengingatkan anak-anaknya dan semua anggota keluarga di rumah agar sepulang dari mana pun mesti cuci tangan bersih dan juga sebelum makan minum,” imbuhnya.

Untuk sementara waktu, jika memang tidak ada keperluan sangat penting, sebaiknya hindari bepergian keluar daerah, apalagi ke daerah yang dinilai riskan terdapat penyebaran virus corona. Jika memiliki hewan peliharaan, seperti anjing, kucing dan sejenisnya di sekitar rumah, sebaiknya jangan di bawa masuk ke dalam rumah.

Kalau pun ingin bepergian ke luar rumah dan pergi ke tempat ruang publik sebaiknya bisa mengggunakan masker. Bagi warga yang memiliki anak masih kecil apalagi masih balita lanjutnya, diimbau agar sementara waktu jika tidak penting, lebih baik tidak dulu dibawa keluar rumah.

“Lebih aman bagi anak-anak kecil apalagi balita, di rumah saja dulu. Semoga dalam waktu tidak terlalu lama virus ini sudah tidak lagi berpotensi menyebar ke berbagai negara termasuk Indonesia,” pungkasnya.

Sumber : http://m.rri.co.id/pontianak/post/berita/798845/kesehatan/antisipasi_coronadinkes_kubu_raya_dan_kkp_perketat_pengawasan_kedatangan_warga_asing_melalui_bandara_supadio_dan_terminal_albn.html