Muda : Sensus Penduduk Jadi Peluang Pemetaan dan Validasi Untuk Pijakan Kebijakan Agar Tepat Sasaran

0
40
Photo : Bupati Kubu Raya bersama peserta Rakor Sensus Penduduk Tahun 2020 Kabupaten Kubu Raya

KBRN, Kubu Raya : Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan berharap Badan Pusat Statistik (BPS) setempat dapat melakukan update data kependudukan dengan valid, agar bisa memaksimalkan berbagai program yang dijalankan oleh pemkab Kubu Raya dengan database kependudukan yang semakin baik.

“Ini sangat penting bagi kita karena dengan data yang valid, akan memudahkan kita dalam melakukan pemetaan untuk menjalankan berbagai kebijakan yang kita buat,” ungkap Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, SH saat menghadiri kegiatan rapat koordinasi sensus penduduk 2020 yang dilaksanakan BPS Kubu Raya di Qubu Resort, Rabu (11/3/2020).

Bupati Muda mengatakan, pertumbuhan penduduk di Kubu Raya meningkat drastis selama 10 tahun terakhir, yang mana kondisi ini disebabkan banyaknya pemukiman baru yang ada di daerah ini yang mengakibatkan perpindahan penduduk dari Kota ke Kabupaten termuda di Kalbar itu.

“Sebagai daerah terdekat dengan ibu kota provinsi, lompatan penduduk dari Kota Pontianak ke Kubu Raya jelas tidak bisa terhindarkan. Terlebih, banyak pengembang membangun perumahan di wilayah Kubu Raya karena harga lahan yang masih murah di banding kota, mengakibatkan masyarakat lebih memilih untuk pindah ke Kubu Raya. Meski demikian kondisi ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi pihaknya, agar bagaimana populasi penduduk yang terus bertambah ini bisa memberikan kontribusi yang sigifikan bagi pembangunan di Kabupaten ke 12 di Kalbar itu,” tuturnya.

Untuk itu, Bupati menilai, data kependudukan yang valid sangat diperlukan, agar pihaknya bisa memetakan berbagai program yang dibuat, termasuk pemenuhan kebutuhan pangan yang harus terpenuhi dengan baik di Kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Mempawah.

Menurutnya, dengan data yang valid juga, maka pihaknya bisa memaksimalkan berbagai program yang ada seperti optimalisasi lahan pertanian, pemberikan bantuan bagi masyarakat yang benar-benar memerlukan, pemberdayaan UMKM dan program lainnya.

“Terkait hal tersebut, saya harapkan kepada masyarakat agar bisa memberikan data sebenar-benarnya kepada petugas sensus agar database yang ada di BPS bisa benar-benar akurat,” kata Muda.

Ditempat yang sama, Kepala BPS Kubu Raya, Anton Manurung mengatakan pihaknya akan memaksimalkan proses sensus dengan mendatangi langsung masyarakat di lapangan. Untuk itu, pihaknya akan melibatkan masyarakat lokal, untuk dijadikan sebagai petugas sensus.

“Dengan demikian, petugas kita tentu akan mengetahui betul bagaimana daerahnya, mengingat kondisi geografis Kubu Raya ini cukup sulit, sehingga kita akan melibatkan masyarakat lokal sebagai petugas BPS,” paparnya.

Sebelum petugas tersebut diturunkan, katanya, pihaknya akan memberikan pembekalan terlebih dahulu, sehingga saat menjalankan tugasnya, petugas tersebut dapat mendapatkan data yang diperlukan dengan baik.

“Kegiatan rakor Sensus Penduduk bersama Pemkab Kubu Raya yang kita lakukan hari ini sebagai tahapan dari rakor yang juga akan kita laksanakan di tingkat kecamatan. Dari Rakor ini kita akan menyamakan persepsi dan meminta berbagai masukan dari Pemkab agar proses Sensus nanti bisa berjalan lancar,” pungkasnya.Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya Yusran Anizam, S.Sos, M.Si dan Kepala Bappeda Kubu Raya Amini Maros.

Sumber : http://m.rri.co.id/pontianak/post/berita/799345/sosial/muda_sensus_penduduk_jadi_peluang_pemetaan_dan_validasi_untuk_pijakan_kebijakan_agar_tepat_sasaran.html