Satpol PP Razia Permainan Layangan

0
17
Petugas melakukan razia permainan layangan menggunakan kawat dan gelasan di Desa Sungai Rengas

SUNGAI KAKAP- Permainan layang-layang di Kecamatan Sungai Kakap tidak pernah sepi tidak terkecuali di Desa Sungai Rengas. Permainan tersebut dapat mengakibatkan dan mengganggu aktifitas masyarakat tidak sedikit korban yang terkena akibat permainan tersebut.

Satpol PP bekerja sama dengan pemerintah Desa Sungai Rengas bersama Babhinkamtibmas dan Babinsa Desa Sungai Rengas serta aparatur Desa melaksanakan razia Senin, (24/08/2020) Sore.

Aparatur Desa saat bersama Tim Razia permainan layangan

Menurut Kasi Trantib dan Linmas Kecamatan Sungai Kakap Raiansyah SE , mengatakan sampai saat ini pihaknya masih melakukan penertiban permainan layang-layang di Keamatan Sungai Kakap dan terus berkoordinasi .

Kasi Trantib dan Linmas saat memberikan arahan dan himbauan
Petugas menyita barang bukti saat razia layangan berupa layang-layang

Selain menertibkan layangan yang menggunakan tali gelasan, pihaknya juga menertibkan layang-layang yang menggukan tali kawat.

“Sampai saat ini kami masih terus menertibkan pemain layang-layang. baik yang menggunakan tali kawat maupun tali gelasan sama-sama membahayakan,” tegasnya,

Petugas melakukan penyisiran hingga ke kebun warga

Dia menjelaskan, layang-layang yang menggunakan tali kawat dapat mengganggu kelistrikan di Kecamatan Sungai Kakap bahkan bisa menyebabkan padam total.

Sementara layangan yang menggunakan tali gelasan, dapat membahayakan pengguna jalan. Sudah ada beberapa kasus pengendara sepeda motor yang tersangkut tali gelasan dan mengalami luka di leher dan wajah.

“Kalau pakai gelasan ini sangat bahaya. Bisa luka, bahkan sampai meninggal dunia. Jadi, yang menggunakan tali gelasan maupun tali kawat, sama-sama merugikan dan membahayakan,” tambahnya

Rabiansyah meminta agar para orang tua untuk melarang anaknya untuk tidak bermain layangan baik menggunakan tali kawat mapun tali gelasan, dan kepada yang sudah dewasa jangan ikut-ikutan apalagi mengajari anak-anak.